Sepanjang 2023, Polda Sulteng Selesaikan 3.395 Kasus Kejahatan Gangguan Kamtibmas

Iklan

,

Iklan

iklan

Sepanjang 2023, Polda Sulteng Selesaikan 3.395 Kasus Kejahatan Gangguan Kamtibmas

Redaksi Palu Ngataku
1 Jan 2024, 17:06 WIB Last Updated 2024-01-01T09:06:22Z

Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Agus Nugroho. (Foto: Prasta/Palu Ngataku)

Palu Ngataku
- Dipenghujung tahun 2023, Polda Sulteng menggelar Rilis Akhir tahun 2023 di Rupatama Polda Sulteng, Minggu (31/12/2023) malam.


Turut hadir dalam pelaksanaan rilis akhir tahun 2023, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, Irwasda, pejabat utama dan para jurnalis.


"Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel Polri yang telah berjuang melaksanakan tugas pengabdian sepanjang tahun 2023," kata Kapolda Sulteng.


Semoga tugas pengabdian yang kita lakukan mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia emas 2045 yang kita cita-citakan bersama, tambahnya.


Selama tahun 2023 kata Kapolda, Polda Sulteng mencatat 6.189 kasus kejahatan konvensional dan yang dapat diselesaikan 3.395 kasus gangguan kamtibmas. Bila dibandingkan tahun 2022 naik 20 %.


Lanjut Agus Nugroho juga menyebut, tahun 2023 ada 14 kasus tindak pidana korupsi yang ditangani, 12 kasus sudah tahap II dan 30 kasus status dalam penyidikan. Dalam penanganan kasus korupsi penyidik mencatat Kerugian negara Rp 51 Milyar lebih.


12 kasus ilegal minning ditangani, 11 diantaranya telah diselesaikan. Tahun 2023 juga terdapat 4 kasus BBM Ilegal yang ditangani, kesemuanya mampu diselesaikan, terang Agus Nugroho.


Polda dan Polres jajaran terus komitmen melakukan pengungkapan narkoba, ujarnya. Tahun 2023 berhasil mengungkap 512 kasus atau turun 21 % dibanding tahun 2022, akan tetapi barang bukti sabu yang disita tahun 2023 sebanyak lebih dari 41 kg atau naik 308.70 % dibanding 2022.


Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas  berhasil dilakukan jajaran ditlantas Polda Sulteng di tahun 2023 yaitu sebesar 4 % , dimana kalau ditahun 2022 terjadi 1.144 kasus, tahun 2023 terjadi 1.099 kasus.


Dengan korban meninggal dunia akibat laka 361 jiwa, luka berat 423, luka ringan 1.265 dan kerugian materiil Rp 4,7 Milyar, sebutnya.


"Tahun 2023 Polda Sulteng juga memberikan tindakan tegas dengan memutuskan pelanggar kode etik berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau pemecatan sebagai anggota Polrib sebanyak 20 personel," tegasnya.


Itulah capaian kinerja yang dilakukan Polda Sulteng dan Polres jajaran selama tahun 2023. Kami mohon dukungan, doa dan pengawasan agar Polda Sulteng betul-betul mampu melaksanakan tugasnya menjadi pelayan setia masyarakat sebagaimana transformasi menuju Polri yang presisi, pungkas Kapolda.

Iklan

IKLAN PEMILU 2024 space iklan