Wajib Tahu! Ini Bahaya Konsumsi Kafein Berlebihan Bagi Kesehatan

Iklan

,

Iklan

iklan

Wajib Tahu! Ini Bahaya Konsumsi Kafein Berlebihan Bagi Kesehatan

Redaksi Palu Ngataku
27 Jul 2023, 09:17 WIB Last Updated 2023-07-27T01:17:40Z

Ilustrasi kopi. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku
- Kafein merupakan stimulan alami yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Dalam batas normal, konsumsi kafein bermanfaat bagi tubuh. Namun, bila diminum secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan.


Kepala ahli gizi di Dr Vegan, Shona Wilkinson mengatakan makanan dan minuman lain yang juga mengandung kafein dan dapat memberi pengaruh pada tubuh. Bahkan, varietas kopi tanpa kafein pun tetap mengandung sedikit kafein.


"Jika sangat sensitif atau bahkan alergi, orang mungkin perlu menghindari opsi ini," ujar Shona seperti dikutip dari laman The Sun, Rabu (26/7/2023).


Berikut sederet bahaya kafein apabila terlalu banyak dikonsumsi, di antaranya:


1. Sulit Tidur

Mungkin tanda yang paling jelas bahwa seseorang terlalu banyak mengonsumsi kafein adalah ketidakmampuan untuk tidur. Kafein adalah stimulan yang dapat menunda waktu jam tubuh.


"Kafein membuat otak terjaga saat tubuh siap untuk tidur," ucap Shona.


Penelitian menunjukkan bahwa kafein juga memengaruhi kualitas tidur, membuat seseorang lelah dan gelisah saat terbangun. Perhatikan pula jam-jam untuk mengonsumsi kafein.


2. Picu Kecemasan dan Kegelisahan

Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat. Artinya, kafein dapat memengaruhi keseimbangan neurotransmiter di otak dan berkontribusi pada perasaan cemas dan gelisah.


"Jika kita adalah orang yang punya masalah cemas dan gelisah sejak awal, kafein cenderung memperburuk perasaan ini mengingat peningkatan energi yang diberikannya pada otak," ungkapnya.


3. Otot Gemetar dan Berkedut

Dengan kafein yang merangsang sistem saraf dan meningkatkan aktivitas saraf, tidak jarang banyak orang mengalami tremor otot dan kedutan setelah mengonsumsi dosis yang sangat tinggi.


"Kedutan ini paling sering terjadi di tangan dan kelopak mata, tetapi bisa terjadi di mana saja di seluruh tubuh," kata Shona.


4. Masalah Perut

"Kafein memiliki efek pencahar ringan saat dikonsumsi, sering kali menyebabkan kram perut atau rasa tidak nyaman. Kafein dapat meningkatkan produksi asam di perut, yang dapat menyebabkan gejala buruk lainnya seperti refluk asam atau mulas," jelasnya.


5. Pengaruhi Suasana Hati

Shona mengungkapkan kafein juga dapat memengaruhi suasana hati, menyebabkan perubahan mood, dan juga mudah rewel.


Karena memengaruhi sistem saraf pusat, kafein dapat meningkatkan pelepasan neurotransmiter rangsang seperti dopamin, yang memberi dorongan awal sebelum menyebabkan kehancuran suasana hati ketika kafein habis.

Iklan

Dinda Skincare space iklan RADDIKALISME space iklan AYO BERIKLAN space iklan PALU NESIA