Arus Balik, Jokowi Imbau Para Pemudik ASN, TNI, Polri, Pegawai BUMN Ajukan Tambahan Cuti

Iklan

,

Iklan

iklan

Arus Balik, Jokowi Imbau Para Pemudik ASN, TNI, Polri, Pegawai BUMN Ajukan Tambahan Cuti

Redaksi Palu Ngataku
24 Apr 2023, 18:45 WIB Last Updated 2023-04-24T10:52:32Z

Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres)

Palu Ngataku
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada para pemudik untuk menunda perjalanan mereka kembali dari kampung halamannya saat Arus Balik Lebaran 2023.


Himbauan penundaan perjalanan saat arus balik tersebut dimaksudkan untuk memecah penumpukan kendaraan dengan menggeser waktu perjalanan setelah tanggal 26 April 2023.

“Untuk memecah penumpukan yang terjadi puncak arus balik di tanggal 24 dan 25 April 2023 secara bersamaan, pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik dengan cara menunda atau mengundurkan jadwal kembali mudik setelah tanggal 26 April 2023,” ujar Presiden Jokowi dalam unggahan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/4/2023).

Jokowi menambahkan, imbauan tersebut juga berlaku untuk para aparatur sipil negara (ASN), personel TNI, Polri, maupun pegawai swasta, dengan mengikuti ketentuan atau kebijakan dari masing-masing instansi ataupun perusahaan.

"Ketentuanx ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri dan BUMN ataupun pegawai swasta yang teknisnya dapat diatur oleh instansi atau perusahaan masing-masing dalam bentuk cuti tambahan atau cuti lainnya,” kata Jokowi.

Pemerintah memprediksi puncak arus balik Lebaran 2023 terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 24 dan 25 April 2023. Sedangkan untuk puncak arus mudik gelombang dua diperkirakan akan terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2023.

Iklan

IKLAN PEMILU 2024 space iklan