4 WNA Uzbekistan Ditangkap Densus 88 Terkait Terorisme

Iklan

,

Iklan

iklan

4 WNA Uzbekistan Ditangkap Densus 88 Terkait Terorisme

Redaksi Palu Ngataku
4 Apr 2023, 21:33 WIB Last Updated 2023-04-04T13:33:24Z
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku
- Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat warga negara asing (WNA) yang berasal dari Uzbekistan terkait dengan dugaan tindak pidana terorisme.


Empat WNA Uzbekistan yang ditangkap Densus 88 yakni berinisial BA alias JF (32), OMM alias IM (28), BKA (40), dan MR (26).


Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan terhadap empat orang tersebut dilakukan pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2023.


“Densus 88 Antiteror Polri bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, 3 dari 4 WNA Uzbekistan ini terlibat terlibat dalam aktivitas terorisme melalui propaganda di media sosial dan merupakan bagian dari organisasi teror Internasional,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa ( 4/4/2023).


Ramadhan menuturkan bahwa terdapat 1 pelaku yakni BA alias F yang terpantau dengan aktifnya menyebarkan propaganda pemahaman yang sama di media sosial.


“Menyebarkan propaganda di berbagai platform medsos serta berupaya mencari orang-orang yang memiliki pemahaman yang sama dengannya di Indonesia dalam rangka melaksanakan aksi teror,” ungkap Ramadhan.


Berdasarkan informasi yang diterima dari pemerintah Uzbekistan dan juga penyelidikan tim Densus 88, 3 orang WNA Uzbekistan merupakan bagian dari organisasi internasional, yang beroperasi di wilayah Timur Tengah, khususnya Suriah, yakni Katiba Tauhid Wal Jihad.


Bersama dengan penangkapan 4 orang tersebut yakni barang bukti berupa beberapa paspor Uzbekistan baik domestik ataupun internasional, selembar resi penerima moneygram.


“Kemudian satu lembar kode booking pesawat, kemudian iPad, beberapa buah handphone dan beberapa screenshot unggahan yang memuat propaganda,” jelasnya. 

Iklan

Idul Fitri Kaopsda space iklan RADDIKALISME space iklan AYO BERIKLAN space iklan PALU NESIA