4 Tips Merawat Motor Kopling Agar Mesin Tetap Awet dan Tidak Sering Rewel

Iklan

,

Iklan

iklan

4 Tips Merawat Motor Kopling Agar Mesin Tetap Awet dan Tidak Sering Rewel

Redaksi Palu Ngataku
15 Mar 2023, 12:09 WIB Last Updated 2023-03-15T04:09:25Z

Pengecekan mesin motor kopling berjenis FU (sumber foto: Instagram @wahana3motor_bogor)

Palu Ngataku
- Sepeda motor merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh berbagai kalangan untuk berpergian menuju suatu tujuan tempat, baik berada di dalam dan luar kota ataupun di tempat terpencil.


Sepeda motor juga merupakan salah kendaraan favorit di negara Indonesia, yang dimana fungsi sepeda motor yaitu dapat memudahkan dan membantu aktivitas sehari-hari seperti keperluan bekerja, kantoran, sekolah, mengangkut barang, dan lain sebagainya.


Sepeda motor memiliki banyak jenis dan tipe motor sesuai dengan target pasarnya. Namun pada dasarnya tipe mesin sepeda motor terbagi menjadi 3 yaitu mesin manual atau gigi, mesin kopling dan mesin matik.


Senior Technical Instructor PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Erfinando mengatakan sepeda motor dengan tipe mesin kopling di dominasi oleh motor sport, kombinasi kopling dan gigi serta kapasitas mesin yang besar menjadikan jenis motor ini bisa mencapai kecepatan.


Pada umumnya, pangsa pasar motor sport adalah kalangan anak muda dengan tampilan yang gagah dan sporty serta kapasitas mesin yang besar sangat cocok digunakan untuk anak muda dengan semangat yang tinggi.


“Dari sekian banyak pengguna motor sport bermesin kopling, tentunya ada saja yang masih belum memahami cara perawatan motor bermesin kopling” ujar Erfinando.


Untuk merawat jenis motor kopling yang satu ini, dalam ulasan ini akan dibeberkan tips merawat mesin kopling agar tetap awet dan jarang rewel.


Berikut tips yang perlu diperhatikan dalam perawatan motor bermesin kopling antara lain:


1. Mengganti oli secara rutin

Oli berfungsi untuk memberikan lapisan pada bagian mesin ketika mesin sedang bekerja, untuk merawat mesin kopling yang cenderung lebiih cepat panas, sebaiknya tidak lupa untuk mengganti oli secara rutin. Pergantian oli biasanya dilakukan setelah 2.000 km perjalanan.


Pengganti oil pada mesin ini dialkukan guna menghindari karatan pada jenis mesin motor kopling.


Oli kopling yang tidak rutin diganti akan terkontaminasi dengan udara yang bisa masuk ke silinder kopling yang membawa uap air.


Hal ini disebabkan tekanan dari menekan pedal kopling dalam kondisi tertentu bisa membentuk panas sehingga udara muncul dan mengandung uap air sehingga bisa membuat karat, serta korosi.



2. Rajin melakukan pengecekan kanvas kopling 

Pada motor bermesin kopling, tentu saja kinerja kopling motor anda harus selalu prima, kanvas kopling yang bermasalah dapat mengganggu kinerja mesin saat melakukan langkah perubahan transmisi dan akan mempengaruhi laju motor anda.


Para pengendara motor bermesin kopling harus rajin mengecek kondiri kanvas kopling pada motornya, jika kanvas sudah mulai terkikis sebaiknya harus segera diganti. 


Jika kanvas motor kopling tidak diganti, maka kemungkinan besar motor jadi sering kehilangan tenaga bila melewati tanjakan, gigi susah dioper, dan khusus motor kopling jarak minimnya jadi tinggi. Biasanya, kampas kopling normal akan habis di kisaran jarak tempuh 40.000 km. Awalnya, tarikan mesin motor jadi lemot dan bensin jadi boros.


3. Cek dan bersihkan kabel kopling

Ada kalanya saat menggunakan motor bermesin kopling tarikan pada kopling terasa berat, jika terjadi hal yang demikian anda tidak perlu panik, ini terjadi karena kabel kopling motor anda kering karena karatan atau kotoran lainnya.


Cara mengatasinya cukup mudah, anda tidak perlu membawa ke bengkel, cukup tuangkan cairan pelumas anti karat ke dalam kabel melalui tuas pada bagian handling kopling dan setelah cairan masuk coba tarik handling kopling perlahan beberapa kali.


Jika masih berat, anda bisa menambahkan kembali cairan pelumasnya dan mengulangi langkah tersebut sampai tarikan kopling terasa enteng. 


4. Penggunaan Kopling yang Benar

Hindari cara penggunaan kopling yang salah seperti menekan kopling secara gantung dan penggunaan kopling yg berlebihan, karena akan mempercepat keausan dan perubahan yang cepat pada kinerja kopling.


“Untuk memaksimalkan perawatan motor kopling, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di Bengkel resmi sepeda motor Honda atau AHASS terdekat agar mesin sepeda motor anda selalu dalam kondisi prima” tutup Erfinando.


Jika Anda menerapkan tips ini pada motor kopling Anda, maka dijamin mesin kopling Anda awet dan tidak rewel lagi.


Demikian tips merawat motor kopling agar mesin tetap awet dan tidak rewel, semoga bermanfaat dan silahkan mencoba.

Iklan

IKLAN PEMILU 2024 space iklan