Tokoh Penggerak Kelompok Tani Dukung Polri Jaga Kamtibmas di Wilayah Sulteng

Iklan

,

Iklan

iklan

Tokoh Penggerak Kelompok Tani Dukung Polri Jaga Kamtibmas di Wilayah Sulteng

Redaksi Palu Ngataku
20 Okt 2022, 09:36 WIB Last Updated 2022-10-20T01:36:29Z

Palu Ngataku - Sengketa lahan antara perusahaan sawit PT CMP, dengan masyarakat selama tahun 2022 telah beberapa kali memicu aksi unjuk rasa, dimana Konflik yang berlarut-larut antara PT CMP dengan masyarakat atau kelompok tani Desa Kamalu, dilatarbelakangi oleh permasalahan batas wilayah administrasi yang belum jelas antara Desa Kamalu dengan Desa Pagaitan setelah pemekaran wilayah. 


Ketidakjelasan batas wilayah administrasi ini selanjutnya menjadi penyebab tumpang tindih Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) yang dikeluarkan oleh masing-masing pemerintah Desa Kamalu dan Desa Pagaitan. Setelah PT.CMP membebaskan lahan berdasarkan SKPT milik masyarakat Desa Pagaitan untuk perkebunan sawit berdampak konflik antara perusahaan PT.CMP dengan masyarakat Desa Kamalu.


Haryanto.M.S, yang merupakan tokoh penggerak aksi oleh kelompok tani Desa Kamalu, beberapa waktu lalu menyampaikan harapannya atas kehadiran pemerintah Kabupaten untuk mencarikan solusi yang tepat atas permasalahan tersebut.


Pihaknya juga akan terus mendukung Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.


"Kita harus membantu dan mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi ketertiban dan keamanan di wilayah ini." (*/**)

Iklan

Idul Fitri Kaopsda space iklan RADDIKALISME space iklan AYO BERIKLAN space iklan PALU NESIA