Ditsamapta Polda Sulteng Diterjunkan Bantu Warga Korban Banjir di Desa Pakuli Utara

Iklan

,

Iklan

iklan

Ditsamapta Polda Sulteng Diterjunkan Bantu Warga Korban Banjir di Desa Pakuli Utara

Redaksi Palu Ngataku
25 Okt 2022, 21:17 WIB Last Updated 2022-10-25T14:00:18Z


Palu Ngataku, Sigi -
Banjir kembali merendam wilayah Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (24/10/22) malam, mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir dan ribuan warga terdampak banjir mengungsi.

Banjir kembali merendam Desa Pakuli Utara itu akibat luapan air Sungai Gumbasa mengakibatkan tanggul jebol, sejak malam hingga pagi ini Dusun 1 Desa Pakuli masih tergenang air akibat dari banjir.

Ditsamapta Polda Sulteng dengan sigap mengirimkan satu regu personelnya ke lokasi banjir di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. Personel yang dikirim tersebut ditugaskan untuk membantu warga terdampak banjir.

Direktur Samapta Polda Sulteng Kombes Pol Richard B. Pakpahan, S.I.K.,M.H. mengatakan personel Samapta yang diterjunkan dibekali dengan berbagai peralatan tanggap bencana untuk membantu penanganan bencana banjir di Kecamatan Pakuli Utara, Sigi.

"Ya tadi pagi telah diberangkatkan satu regu personil Samapta ke Desa Pakuli Utara, untuk membantu dalam penanganan bencana banjir disana," kata Richard saat dikonfirmasi, Selasa (25/10/22).

"Pagi ini anggota saya membantu warga untuk memberikan bantuan evakuasi material dan pembersihan lumpur yang masuk ke rumah warga paska banjir semalam," ungkap Richard.

Richard menambahkan, personelnya saat tiba di lokasi banjir langsung berkoordinasi dengan Instansi terkait diantaranya BPBD, PMI serta Dinas sosial  dan aparat desa untuk melakukan pembersihan dan evakuasi benda dan barang berharga warga yang terdampak banjir di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa.

Sampai saat ini, keberadaan satu regu personel diperbantukan di Desa Pakuli Utara akan terus dipertahankan hingga situasi terkendali, apalagi saat ini masih banyak warga yang perlu dibantu.

"Tim dari Ditsamapta akan bertahan di lokasi hingga situasi bencana selesai, ada beberapa rumah warga yang hingga kini masih dibersihkan oleh personel kami," pungkas Richard. (*/**)

Iklan

Dinda Skincare space iklan RADDIKALISME space iklan AYO BERIKLAN space iklan PALU NESIA