3 Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Kawasan Bundaran STQ Palu

Iklan

,

Iklan

iklan

3 Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Kawasan Bundaran STQ Palu

Redaksi Palu Ngataku
5 Sep 2022, 15:20 WIB Last Updated 2022-09-05T07:28:50Z


Palu Ngataku - Sebanyak delapan orang pekerja lampu jalan di kawasan bundaran STQ Kota Palu dikabarkan tersengat listrik tinggi, diketahui kedelapan pekerja tersebut bekerja di CV. Wahyu Tunggal Jaya beralamat di Jl. Nuri No.15 Palu.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (5/9/22) sekira pukul 09.30 Wita.


Dari delapan orang, 3 orang diantaranya meninggal dunia (MD) dan 5 orang dalam perawatan medis di RS. Undata, Palu.


Kedelapan pekerja tersebut yaitu:

1. Suhari (luka bakar)

2. sahiri (luka bakar)

3. Hariyanto (luka bakar)

4. Dani (meninggal dunia)

5. Wahyu (meninggal dunia)

6. Catur (luka bakar)

7. Winarto (meninggal dunia)

8. Sularso (luka bakar biasa).


Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah melalui Ps. KaSubsi PID Humas Polresta Palu Aipda I Kadek Aruna membenarkan kejadian tersebut via voice note WAG.


"Benar kejadian tersebut, nanti saya kasih data, saat ini anggota masih dilapangan, mohon waktunya," ujar Kadek Aruna.


Adapun kronologi kejadian, sekitar pukul 09.30 wita bertempat di bundaran STQ Palu jalan Soekarno Hatta, kedelapan pekerja lampu jalan sedang memperbaiki  lampu jalan.


Kemudian saat itu pekerja atas nama Wahyu tiba-tiba kesetrum saat sedang memperbaiki lampu jalan , pada saat itu ke tujuh rekan kerja laninnya ingin menolong saudara Wahyu namun ke tujuh pekerja tersebut tiba- tiba ikut juga kesetrum oleh aliran tiang listrik lampu jalan.


Akibat kejadian tersebut kedelapan pekerja lampu jalan mengalami luka bakar dan ada pula yang meninggal dunia, kemudian kedelapan  pekerja dibawa ke RS Undata Palu, guna mendapat pertolongan medis.


Polsek Palu Timur yang mendapatkan laporan tersebut, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memberikan pertolongan kepada korban serta melakukan Police Line di TKP.


Dugaan sementara, kcelakaan ini terjadi dimungkinkan adanya korsleting listrik pada tiang lampu penerangan jalan yang berada di bundaran STQ Palu.


Kedelapan korban baik yang meninggal dunia (MD) maupun luka-luka saat ini masih berada di RS. Undata Palu menunggu proses lanjut dari pihak perusahan, tutupnya. (*/**)

Iklan

Dinda Skincare space iklan RADDIKALISME space iklan AYO BERIKLAN space iklan PALU NESIA