DTN melaju ke Final menghadapi LND di Piala Angkatan Bintara Polri Polda Sulteng (ABPS)

Iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

DTN melaju ke Final menghadapi LND di Piala Angkatan Bintara Polri Polda Sulteng (ABPS)

Redaksi Palu Ngataku
5 Feb 2022, 18:32 WIB Last Updated 2022-02-05T10:32:59Z


Palungataku.com, Sigi - Danadyaksa Tara Negara (DTN) akhirnya dipastikan lolos dan masuk ke final pada pertandingan Liga Angkatan Bintara Polda Sulteng (ABPS) dalam memperebutkan piala bergengsi di Polda Sulawesi Tengah.

Kemenangan 2 – 0 atas Dikmaba Two Thousand (DTT) yang berlangsung tadi sore, Sabtu (5/2/22) di Lapangan Sunju Kab. Sigi, membuat tim DTN berhak melaju pada pertandingan Final.

Di lapangan yang sama pada laga kedua semi final Laksamana Niscala Danadyaksa (LND) melawan Zero Empat Dua (ZED) yang berlangsung sangat sengit dimenangkan oleh LND dengan skor akhir 2-1 dengan drama tensi yang menegangkan.

Berdasarkan hasil laga semi final, tim yang masuk pada final dengan memperebutkan juara 3 dan 4 yakni Dikmaba Two Thousand (DTT) melawan Zero Empat Dua (ZED), sedangkan tim yang memperebutkan Juara 1 dan 2 yakni Danadyaksa Tara Negara (DTN) melawan Laksamana Niscala Danadyaksa (LND).

Informasi yang diperoleh, tim yang masuk pada putaran final merupakan club yang tidak di andalkan pada babak penyisihan group, menurut prediksi club yang di unggulkan yakni Dregd United dan Boz Fc, namun takdir mengatakan lain sehingga kedua club tumbang pada laga perempat final, Dregd United dikalahkan oleh  DTN dengan skor 2-1 dan Boz Fc dikalahkan LND dengan skor 4-3 (adu pinalti), Ungkap salah seorang pemain ABPS.

Pertandingan Final selanjutnya akan kembali digelar pada hari Minggu besok tanggal 6 Februari 2022, di Lapangan Sunju Kab. Sigi, Sulteng, dengan harapan berjalan aman dan kondusif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, ucap panitia. (IH/*)



Iklan

Iklan Pemilu space iklan Tolak Paham Radikal space iklan iklan Hari Kemerdekaan Palu Ngataku space iklan iklan Hari Bhayangkara Palu Ngataku space iklan iklan Idul Adha palu ngataku